PENERAPAN INTERVENSI KOMPRES DAUN SIRIH DALAM MENINGKATKAN INTEGRITAS KULIT BALITA DENGAN SKABIES
DOI:
https://doi.org/10.65358/sinkron.v1i2.26Keywords:
Balita, Daun sirih, Integritas kulit, SkabiesAbstract
Latar Belakang: Skabies merupakan penyakit kulit menular yang umum terjadi pada anak balita, ditandai dengan gatal hebat, terutama pada malam hari, serta munculnya lesi kulit seperti pustula dan ekskoriasi akibat garukan. Salah satu alternatif terapi nonfarmakologis yang potensial adalah penggunaan daun sirih (Piper betle) karena kandungan senyawa antimikroba dan antiinflamasinya. Tujuan: Mengevaluasi efektivitas intervensi kompres daun sirih dalam meningkatkan integritas kulit pada balita dengan skabies. Metode: Menggunakan desain studi kasus pada tiga balita dengan skabies. Intervensi berupa kompres air rebusan daun sirih dilakukan dua kali sehari selama tujuh hari. Evaluasi dilakukan dengan menilai tingkat keparahan skabies menggunakan Grading Scale for Crusted Scabies. Hasil: Ketiga kasus menunjukkan penurunan skor keparahan skabies. Kasus 1 (An. A, 4 tahun) mengalami penurunan skor dari 9 menjadi 7, Kasus 2 (An. M, 5 tahun) dari 8 menjadi 6, dan Kasus 3 (An. A, 3 tahun) dari 10 menjadi 8. Hasil ini menunjukkan perbaikan gejala berupa berkurangnya rasa gatal, pengeringan luka, dan membaiknya kondisi kulit. Kesimpulan: Kompres daun sirih efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam mengatasi gangguan integritas kulit pada balita dengan skabies dan dapat dijadikan terapi komplementer dalam praktik keperawatan anak.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurhannifah Rizky Tampubolon, Indah Sri Agustina, Nur Hijrah Tiala (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.